Gubernur Riau Kunjungi Air Terjun Batang Koban di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau

admin
  24 Februari 2020 22:06:37
Pariwisata Riau
71 Pembaca

PEKANBARU SENIN, 24 FEBRUARI 2020

Kabupaten Kuantan Singingi memiliki destinasi wisata air terjun tujuh tingkat Batang Koban. Bagi wisatawan yang hendak melancong ke tempat ini akan disuguhi derasnya gelombang sungai dan perbukitan yang ditumbuhi pepohan asri menghijau dibantaran DAS Kuantan.

Untuk wisatawan yang suka objek wisata alam atau ekowisata, destinasi ini wajib dicoba untuk dikunjungi. Dari kota Ibu Kota Provinsi Riau yaitu, Kota Pekanbaru jaraknya 160 kilometer atau menempuh jarak waktu 3 jam 45 menit berkendara menggunakan kendaraan roda 4 atau roda 2 menuju Kota Taluk Kuantan di Kabupaten Kuantan Singingi.

Setelah tiba Kota Taluk Kuantan perjalan dapat dilanjutkan menuju Desa Ambacang, Kecamatan Hulu Kuantan. Jarak tempuhnya 36 kilometer atau 45 menit berkendara sampai dermaga keberangkatan yang lokasinya berada di tepian sungai Kuantan. Lanskap hamparan persawahan yang membentang luas disisipi perbukitan, menjadi hiburan mata memandang ketika melintasi jalan ini.

Selanjutnya, perjalanan ditempuh menelusuri Sungai Kuantan menggunakan transportasi sungai milik warga setempat, yakni sampan kayu bermotor dengan kapasitas penumpang 5 hingga 10 orang. Untuk tarifnya dikenakan 30 ribu rupiah untuk 1 orang penumpang.

Selama perjalanan menelusuri Sungai Kuantan, andrenalin penumpang dipacu dengan hempasan gelombang yang menjilat-jilat badan sampan. Sebagian percikan airnya bisa membasahi baju pelampung yang dikenakan penumpang.

“Perjalanan menelusuri Sungai Kuantan menuju dermaga kedatangan air terjun Batang Koban sangat memacu andrenalin. Pemandangan hutan asri di bagian kanan dan kiri sungai menghijaukan mata memandang,” ujar seorang wisatawan dari Kota Pekanbaru, Iwan Gunawan, pada Ahad (23/2/2020).

Setelah menelusuri sungai selama 30 menit, akhirnya sampan tiba mengantar penumpang di dermaga kedatangan air terjun Batang Koban. Empat bangunan tangga, satu buah panggung terbuat dari beton berwarna oranye dipadu warna hijau berdiri kokoh di tepian sungai. Ketika wisatawan masuk ke lokasi ini belum ada restribusi tiket yang diatur oleh Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi. Saat ini pelancong yang berkunjung masih bisa masuk secara gratis tanpa dipungut biaya apapun.

Sesampainya di kawasan air terjun Batang Koban para pelancong langsung disuguhi air terjun pertama, lokasinya tepat berada di samping anak tangga. Setelah itu perjalan bisa dilanjutkan menuju air terjun ke dua hingga air terjun ke tujuh. Untuk mencapai lokasi itu, para pelancong mesti melintasi rindangnya pohon-pohon besar serta anak sungai yang airnya masih jernih mengalir di atas bebatuan.  

Setibanya di lokasi air terjun ke tujuh panorama semburan air yang menjulang 30 meter ke atas bukit menjadi pelepas lelah setelah mendaki menelusuri hutan. Tamu yang hadir disini bisa menjajal atraksi keseruan berpetualang di alam terbuka, berenang di anak sungai yang dialiri kesegaran dan dinginya air terjun.

Di tempat ini para pelancong harus membawa bekal makanan, pasalnya di objek wisata tersebut tidak tersedia restaurant atau pondok yang menjual makanan dan minuman. Amenitas di kawasan air terjun Batang Koban, saat ini hanya ada beberapa bangunan beton pondok peristirahatan dan MCK.

"Air Terjun Batang Koban merupakan destinasi ekowisata minat khusus. Dalam satu kawasan ini memiliki 7 air terjun yang tingginya bervariasi. Untuk mendukung objek wisata ini pemerintah provinsi Riau bersama Pemkab Kuansing, Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan terus melakukan koordinasi untuk melaksanakan pembangunan aksesibilitas serta amnenitasnya,” kata Gubernur Riau, Syamsuar ketika berkunjung di air terjun Batang Koban, Ahad (23/2/2020).

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kuansing, Indra Suandy mengatakan, guna meningkatkan aksesibilitas objek wisata air terjun Batang Koban pada tahun 2020 Pemerintah Pusat akan mengucurkan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik sebesar Rp3,4 Miliar untuk pembangunan Pariwisata di Kabupaten Kuansing.

“Ada dua lokasi yang akan dibangun menggunakan DAK Fisik Tahun 2020 yang dianggarkan pemerintah pusat. Pertama untuk pembangunan dermaga keberangkatan menuju objek wisata air terjun Tujuh Tingkat Batang Koban di Kecamatan Hulu Kuantan. Kemudian nanti juga untuk pembangunan sarana dan prasarana penunjang di objek wisata Danau Koto Kari, Kecamatan Kuantan Tengah,” jelasnya.

Indra Suandy menuturkan, lahan untuk dermaga keberangkatan selain akan menjadi tempat keberangkatan menuju objek wisata Batang Koban, juga akan dibangun lahan parkir kendaraan dan bangunan untuk tempat menjual tiket menuju objek wisata tersebut.

Baca Juga : BAHAS PEMBANGUNAN PARIWISATA, DPRD KAMPAR SAMBANGI DISPAR RIAU


------------------------------

Ikuti Official Account Dinas Pariwisata Provinsi Riau.

Instagram : Pariwisata.Riau 

Youtube : youtube.com/c/PARIWISATARIAU

Twitter : @Disparriau

Path : Pariwisatariau

Facebook : Pariwisata Riau

Website  : pariwisata.riau.go.id


Sumber : Dispar Riau (Heru Main di Kali)

Contact Details

Email : disparriau@gmail.com
Website : pariwisata.riau.go.id

Jl. Jenderal Sudirman, Komplek Bandar Serai,
Pekanbaru, Riau

Logo Logo Logo Logo

DOWNLOAD




Statistik Dukungan

Maps