Berselancar Panjang di Ombak Bono Sungai Kampar Kabupaten Pelalawan

admin
  04 Oktober 2021 16:57:12
Pariwisata Riau
63 Pembaca

Berselancar dengan ombak bergulung-gulung biasanya dilakukan di perairan sekitar pantai atau beberapa ratus meter menuju bibir pantai. Namun, hal tak lazim terjadi di Sungai Kampar, yang memiliki panjang sekitar 413 km dengan hulu di Kabupaten Lima Puluh Kota (Sumatera Barat) dan bermuara di Selat Malaka. Di sungai yang berada di Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau ini ada suatu fenomena alam berupa ombak besar bergulung-gulung di sungai. Fenomena ini terjadi karena adanya pertemuan dua arus, yakni arus sungai menuju laut dengan arus yang masuk ke sungai akibat air pasang (tidal bore). Gelombang dari Selat Malaka dan Laut Cina Selatan akan menerobos ke muara sungai. Saat melewati celah yang semakin menyempit dan dangkal dari daerah aliran sungai Kampar, arus akan semakin cepat dan terjadi benturan besar karena bertemu aliran sungai sehingga terjadi turbulensi dan menghasilkan ombak tinggi disertai dentuman keras.

Tinggi ombak bono ini pernah mencapai 4-5 meter terus menerjang selama sekitar 2 jam dengan jarak tempuh sejauh 50-60 km/jam menyisir sepanjang daerah aliran sungai dari muara di Desa Pulau Muda menuju Desa Teluk Meranti dan Tanjung Mentangor dengan kecepatan rata-rata 40 km per jam. Tak seperti ombak di laut, ombak bono bisa mencapai panjang 200 meter hingga 2 kilometer.

Bono, yang dalam masyarakat setempat berarti berani, tidak terjadi setiap hari di Sungai Kampar. Bono hanya muncul ketika terjadi bulan purnama (full moon) di penanggalan 12-16 hijriyah atau pada Oktober hingga Desember ketika puncak musim hujan. Selain itu, ombak bono biasanya juaga terjadi pada Februari hingga Maret.

Menurut cerita masyarakat Melayu lama yakni kisah Sentadu Gunung Laut, ombak bono terjadi karena perwujudan tujuh hantu yang sering menghancurkan sampan maupun kapal melintasi Sungai Kampar. Tujuh hantu itu diwujudkan dalam bentuk tujuh gulungan ombak mulai dari yang terbesar hingga yang terkecil. Ombak besar adalah ombak yang paling ditakuti masyarakat, sehingga untuk melewatinya perlu diadakan semah, semacam upacara yang dipimpin tetua adat setempat, biasa dilakukan pada pagi atau siang hari. Selain itu, ombak bono juga sering dijadikan ajang uji nyali bagi para pendekar Melayu pesisir dalam meningkatkan keahlian bertarung mereka.

Keunikan Bono dilirik pemerintah Kabupaten Pelalawan sebagai sebuah potensi wisata, khususnya untuk wisata minat khusus bagi para peselancar. Untuk itulah pemerintah setempat menggelar event tahunan yang bernama International Bono Surfing Festival serta Bekudo Bono.

Bono Sungai Kampar akhirya mendunia sejak dikunjungi oleh Antony Colas, penulis buku panduan berselancar terkemuka, Wolrd Stormrider Guide, pada September 2010. Colas dibuat tercengang dengan gulungan besar ombak sungai sejauh 50 km. Hal ini mengundang rasa penasaran peselancar juara dunia tiga kali asal Amerika, Tom Curren. Peselancar senior berusia 60 tahun ini juga mengajak dua rekannya Bruno Santos dan Dean Brady yang mana mereka sukses berselancar selama satu jam pada maret 2011. Pemecahan rekor dunia berselancar terlama yang tercatat dalam Guiness Book of The World Record berhasil diraih oleh James Cotton dengan berselancar diatas ombak bono setinggi 3.5 meter hingga sejauh 17,2 km selama 1 jam 20 menit.

Bagi para pengunjung yang datang bukan untuk berselancar, bukan berarti tidak bisa menikmati deru ombak bono. Seperti juga masyarakat setempat, kita juga bisa menyaksikan fenomena alam ini di Desa Teluk Meranti dekat muara Sungai Serkap atau di Desa Pulau Muda. Masyarakat bisa menyaksikan ombak bono dengan mendaki beberapa bukit kecil. Dari Pekanbaru, kita perlu menempuh perjalanan darat selama empat jam dan dilanjutkan menggunakan kapal cepat (speedboat) menuju Desa Teluk Meranti atau Desa Pulau Muda.

Baca Juga : Danau Bandar Khayangan (Danau Buatan) Lembah Sari Pekanbaru

Baca Juga : Video Walking Tour Trip to Bagan Siapiapi bersama karina Nadila Rokan Hilir Pariwisata Riau

Sumber : Dispar Riau

------------------------------

Ikuti Official Account Dinas Pariwisata Provinsi Riau.

Youtube Channel : Pariwisata Riau

Instagram : Pariwisata.Riau

Twitter : @Disparriau

Website  : pariwisata.riau.go.id

Destinasi Riau ?  : Jemari Playstore | Jemari App Store


#pariwisatariau

#keriauaja

#rindukeriau

#riauthehomelandofmelayu

#wonderfullindonesia

Contact Details

Email : Kirim Pesan Disparriau@gmail.com
Telegram : Kirim Pesan @PariwisataRiau
Whatsapp : Kirim Pesan Pariwisata Riau

Jl. Jenderal Sudirman, Komplek Bandar Serai,
Pekanbaru, Riau

Logo Logo Logo Logo

DOWNLOAD JEMARI




Statistik Dukungan

Maps